LEMBAR KEGIATAN MAHASISWA
“SABUN DAN TEGANGAN PERMUKAAN”
A. Tujuan
1. Mengamati dan mengukur tegangan permukaan.
2. Menentukan pengaruh konsentrasi detergen terhadap
tegangan permukaan.
B. Kajian Teori
Mencuci merupakan
kegiatan vital dalam dunia boga. Pencucian peralatan boga dari kotoran yang
menempel umumnya dibantu dengan menggunakan sabun detergen. Detergen berfungsi
menurunkan tegangan permukaan sehingga air dapat membasahi kotoran dan
peralatan yang dicuci. Tegangan permukaan zat cair adalah kecenderungan
permukaan zat cair untuk menegang sehingga permukaannya seperti ditutupi oleh
suatu lapisan elastis. Akan tetapi,
penggunaan detergen yang berlebih akan mencemari lingkungan. Dalam kegiatan
ini, anda akan menemukan konsetrasi detergen yang paling optimal untuk mencuci.
C. Rencana Eksperimen
1. Rumusan
Masalah
a. Bagaimanakah
pengaruh konsentrasi larutan detergen terhadap tegangan permukaan?
b. Dapatkah ditemukan konsetrasi detergen yang
paling optimal?
2. Rumusan
Hipotesis
Semakin sedikit detergen yang ditambahkan, maka tegangan
permukaan yang dihasilkan semakin besar. Dan semakin banyak detergen yang
ditambahkan, maka tegangan permukaan yang dihasilkan semakin kecil.
3. Operasional
Variabel
a. Variabel Kontrol : Panjang Kawat.
b. Variabel Respon : Tegangan Permukaan.
c. Variabel Manipulasi : Konsentrasi Detergen.
4. Prosedur
Eksperimen
A. Alat dan
Bahan
1. Gelas
kimia 500 ml 4
buah
2. Kawat
Loop Pengukur tegangan Permukaan 4 buah
3.
Detergen 225
ml
4. Neraca 1
buah
5. Air 300
ml/gelas
B. Prosedur
Kegiatan
1. Masukkan 300 ml air
kedalam gelas kimia 500 ml.
2. Timbang massa kawat
pertama dengan menggunakan neraca.
3. Masukkan kawat loop
pertama kedalam gelas beker yang telah berisi air.
4. Tambahkan 50 ml
detergen kedalam gelas beker.
5. Amati perubahan yang
terjadi dan catatlah kedalam tabel hasil pengamatan.
6. Ulangi langkah 1
sampai 5 untuk volume detergen 75 ml, dan 100 ml serta untuk kawat kedua, kawat
ketiga,dan kawat keempat.
D. Data dan Analisis
1. Data
No
|
Massa Kawat
|
Volume Sabun
|
Hasil Pengamatan
|
||
50 ml
|
75 ml
|
100 ml
|
|||
1.
|
|||||
2.
|
|||||
3.
|
|||||
4.
|
|||||
2. Analisis
.....................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
E. Diskusi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar